Topmetro24news.com l Pematangsianțar, Penyimpangan pelaksanaan proyek di kota Pematangsianțar merajalela. Hal ini terjadi pada 3 proyek Dinas Pertanian Kota Pematangsianțar. Ironisnya, peristiwa ini pada 3 proyek yang lokasinya saling berdekatan di D.I Bah Kapul, Blok Seratus, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsianțar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tanpa ada rasa takut sedikit pun, kejanggalan ini dipertontonkan kepada masyarakat, seolah sudah menjadi kebiasaan dalam setiap kegiatan proyek kota Pematangsianțar.

Temuan ini diungkap Parulian Panjaitan, Ketua LSM Kerista, Selasa, (01/09/2026). Kepada Topmetro Panjaitan menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan 3 proyek tersebut tidak ditemukan satu pun plank kegiatan. Selain itu kata Panjaitan, dilokasi pekerjaan tidak satupun pekerja yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Padahal dalam kontrak sudah sangat jelas ditampung pengadaan plank kegiatan dan alat pelindung diri.

Panjaitan menjelaskan lebih jauh, terkait temuan pelaksanaan kegiatan tersebut, nantinya dirinya akan mengumpulkan sejumlah temuan untuk dijadikan bahan referensi dalam melakukan pengaduan ke APH.

“Kita akan jadikan sejumlah temuan dilapangan sebagai referensi pengaduan ke APH,”ujar Panjaitan.

Upaya konfirmasi yang dilakukan Topmetro24news kepada Pardamean Manurung, Kepala Dinas Pertanian Kota Pematangsianțar memberikan jawaban bahwa dirinya akun menegur penyedia jasa terkait hal ini.

“Baik pak, kami akan tegur secara langsung penyedia/pemborongnya, ucap Pardamean menjawab.(TM-01).