TopMetro24News l Pematangsiantar, Sebagai bentuk kepedulian dan tanggungjawab Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang SH SIK MM membesuk korban luka-luka di Rumah Sakit Harapan, Pematangsiantar Senin (22/09) malam, pasca terjadinya bentrok antara kedua kubu dari masyarakat Lamtoras dan PT Toba Pulp Lestari (TPL) Senin (22/09) pukul 08.30WIB.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tujuan kedatangan Kapolres ke Rumah Sakit Harapan untuk memastikan kondisi terakhir para korban. Kapolres tiba di Rumah Sakit Harapan jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Siantar Marihat pukul 21.00WIB dan langsung memasuki ruangan perawatan para korban.

“Malam ini saya mengunjungi dan membesuk masyarakat Lamtoras yang dirawat di rumah sakit pasca keributan antara PT Toba Pulp Lestari dengan masyarakat Nagori Sihaporas guna memastikan kondisi korban,” ujar AKBP Marganda Aritonang kepada wartawan melalui Humas.

Kapolres pun mengurai, bahwa kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya menyeluruh dalam menangani konflik yang terjadi. “Saya juga melakukan wawancara dengan para korban guna memberikan gambaran kepada petugas terkait tindak lanjut ke depan dan bagaimana keadaan situasi di TKP pada saat terjadi keributan,”beber Kapolres.

Konflik antara PT TPL dengan masyarakat Nagori Sihaporas kelompok Lamtoras bermula pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB di areal konsesi PT TPL, Sektor Aek Nauli Desa Nagori Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Insiden ini menimbulkan korban yang kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Kapolres menyampaikan seruan perdamaian kepada kedua belah pihak yang berkonflik. “Saya berharap agar masing-masing pihak, baik dari masyarakat Sihaporas maupun dari PT TPL, untuk dapat saling menahan diri dan tidak melakukan kegiatan di lokasi yang dapat menjadi konflik sehingga kejadian yang sama tidak terjadi lagi di kemudian hari,” ucap AKBP Marganda Aritonang dengan tegas,

Terkait konflik tersebut, Polres Simalungun telah melakukan langkah strategis sejak siang di Arel konflik. Sebagaimana disampaikan Kasat Intelkam Polres Simalungun IPTU Ridho V Pakpahan saat mendamping Kapolres, Pihaknya telah melakukan evakuasi secara bertahap.

“Masyarakat terlebih dahulu kembali ke kampungnya, kemudian kami juga mengosongkan area dari karyawan atau petugas TPL,” ungkap IPTU Ridho V Pakpahan.

Hingga hari ini, upayakan mediasi telah dilakukan pihak Kepolisian dan melakukan pertemuan dengan pihak terkait. Sebagai tindak lanjut, dijadwalkan akan ada pertemuan pada hari Rabu antara Forkopimda Simalungun dengan kedua belah pihak dan para tokoh di Pemkab Simalungun untuk mencari solusi komprehensif. (TM-01)