Topmetro24news.com l Pematangsiantar, Proyek rehabilitasi Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, menuai sorotan tajam publik. Pasalnya, pelaksana proyek yang diketahui bermarga Saragih diduga menunjukkan sikap tidak kooperatif karena menghindari awak media saat hendak dikonfirmasi terkait pelaksanaan pekerjaan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan pantauan Topmetro24news di lokasi konstruksi rehab kantor Dinkes Pematangsiantar, ketika awak media akan meminta konfirmasi dan klarifikasi terkait pekerjaan fisik, spesifikasi proyek, serta transparansi anggaran, alih-alih memberikan penjelasan, pelaksana proyek justru tidak menunjukkan itikad baik, dengan cara menghindar.

Pantauan awak media di lapangan, yang bersangkutan sempat terlihat berada di lingkungan kantor, namun saat mengetahui kehadiran wartawan, pelaksana proyek diduga menghindar dan meninggalkan lokasi untuk bersembunyi, tanpa memberikan satu pun keterangan.

“Kami datang secara baik-baik, sesuai tugas jurnalistik untuk konfirmasi. Tapi yang bersangkutan justru menghindar, tidak menghargai profesi wartawan, dan terkesan alergi terhadap pertanyaan,” ujar salah satu awak media.

Sikap tersebut memicu tanda tanya besar, mengingat proyek rehabilitasi kantor pemerintah menggunakan anggaran negara, yang seharusnya terbuka terhadap pengawasan publik dan media.

Padahal, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, setiap pejabat atau pihak yang terkait dengan penggunaan uang negara wajib menghormati kerja jurnalistik, bukan malah menghindar atau bersikap intimidatif.

Hingga berita ini diterbitkan, pelaksana proyek bermarga Saragih belum memberikan klarifikasi, meski telah diupayakan konfirmasi berulang kali oleh awak media. (TM-HN).